-->

Hi Bye, Mama! Seorang Ibu Tetaplah Ibu, Pengorbanan Tanpa Banyak Kata

Pertama kali tahu drama seri Korea yang berjudul Hi Bye, Mama! ini, melalui cuplikan salah satu scene yang lewat di Tiktok, dan yang membuatku tertarik adalah kisah tentang arwah ibu yang selalu 'gentayangi' anaknya.

Drama Korea
Hi Bye, Mama! (netflix)

'Gentayangi' di sini dalam artian positif ya, yaitu seorang ibu yang belum rela sama sekali meninggalkan anaknya meski sudah menjadi arwah, sehingga dia mengikuti perkembangan anaknya sejak lahir hingga berusia 5 tahun.

Cha Yu-ri

Ini kisah tentang Cha Yu-ri, wanita yang dinikahi dan dicintai oleh Cho Kang-hwa dengan sepenuh hati, dimana pada masa mereka seharusnya sangat berbahagia menyambut kelahiran anak pertama mereka, Cha Yu-ri justru tewas dalam sebuah kecelakaan.

Cha Yu-ri yang sedang hamil besar ditabrak oleh sebuah mobil dalam suatu insiden kecelakaan di jalan raya.

Pada ujung nafas terakhirnya, Cha Yu-ri hanya meminta satu hal, yaitu menyelamatkan bayi dalam kandungannya, sehingga Cha Yu-ri menghembuskan nafas terakhir setelah melahirkan anak semata wayangnya ke dunia.

Hi Bye, Mama!
Cha Yu-ri dan Cho Seo-woo. (ist)

Kepergian Cha Yu-ri membawa duka mendalam bagi Cho Kang-hwa yang sangat mencintainya, sehingga dia selalu merasa gagal dan tidak bersemangat dalam melanjutkan hidupnya. Tapi tanpa dia sadari, Cha Yu-ri sesungguhnya tidak pernah benar-benar pergi, karena wanita yang dia cintai itu selalu berada di dekat anak mereka sebagai arwah gentayangan.

Bahkan ketika Cho Kang-hwa pada akhirnya memutuskan untuk menikahi juniornya yang bernama Oh Min-jung demi memberikan keluarga lagi bagi anaknya, Cha Yu-ri tahu dan meski dia tidak rela, tapi dia bisa menjadi sangat rela karena melihat Oh Min-jung yang bersungguh-sungguh menjadi ibu dari anaknya.

Duh, menuliskan ini saja, air mataku tanpa sadar menetes. Cerita tentang ibu dan anaknya memang selalu menyentil hatiku sejak aku menjadi seorang ibu.

Gimana coba perasaan Yu-ri ketika melihat suami yang dia cintai hidup bersama perempuan lain, dimana perempuan itu bukan hanya merebut suaminya, melainkan menarik perhatian penuh anak yang dia lahirkan dengan taruhan nyawa itu.

Tapi Yu-ri sanggup menahan perasaannya itu, dia benar-benar merelakan hidupnya demi kebahagiaan sang anak, padahal dia mendapatkan kesempatan selama 49 hari dari dewa untuk kembali hidup di antara anak dan suaminya, dengan syarat dia harus kembali menempati posisinya sebagai istri dari Kang-hwa, yang artinya dia harus mengorbankan Min-jung dan senyum manis putrinya, Cho Seo-woo.


49 hari itu kemudian dia manfaatkan hanya untuk memperbaiki semua kesalahan, yaitu Seo-woo yang bisa melihat arwah karena selalu 'dikintilin' oleh arwah ibunya sedari bayi, dan untuk dia bisa menghabiskan sedikit waktu yang dia punya bersama Seo-woo.

Betapa besar hatinya Cha Yu-ri sebagai seorang ibu Seo-woo dan istri dari Kang-hwa.

Oh Min-jung

Min-jung adalah wanita yang dinikahi oleh Kang-hwa, ibu sambung Seo-woo, setelah kepergian Yu-ri.

Min-jung dan Seo-woo
Oh Min-jung dan Cho Seo-woo. (soompi)

Meski menjadi istri Kang-hwa, tapi Min-jung selalu merasa kalah dengan Yu-ri yang sudah meninggal karena Kang-hwa tidak sungguh-sungguh dalam melanjutkan hidupnya karena tidak benar-benar bisa melupakan Yu-ri.

Hal itu membuat Min-jung hanya sekedar melakukan tugasnya sebagai seorang istri bagi Kang-hwa dan ibu bagi Seo-woo, tapi dia tidak pernah merasa bahagia, bahkan murung dan menutup diri dari kehidupan sosial.

Apalagi dia harus menanggung beban sebagai seorang 'ibu tiri' dimana image 'ibu tiri' di kalangan umum adalah jahat. Dia tidak akrab dengan ibu-ibu di kindergarten tempat Seo-woo bersekolah sehingga ibu-ibu itu terus sesuka hati menggosip tentangnya.

Kang-hwa pikir selama ini Min-jung baik-baik saja, karena dia juga selalu memastikan Min-jung hidup dengan baik, tidak pernah mau menyusahkan Min-jung, namun sikap sungkan Kang-hwa justru membuat Min-jung merasa bahwa dirinya tidak benar-benar dianggap sebagai orang terdekat Kang-hwa, hingga pada akhirnya dia merasa jenuh.

Tanpa sepengetahuan Kang-hwa, Min-jung pun mengurus proses perceraian mereka. Namun ketika Yu-ri mengetahuinya, justru Yu-ri mati-matian ingin mencegah agar mereka tidak jadi bercerai. Yu-ri tidak ingin Seo-woo merasakan kehilangan ibu untuk yang kedua kalinya.

Kata-kata Yu-ri yang paling mengena kepada Min-jung yaitu ketika Min-jung pada akhirnya mengetahui kalau Yu-ri hidup kembali dan bahkan sempat sangat akrab dengan dirinya, "seandainya saja kamu orang jahat, segala sesuatunya pasti lebih mudah!"

Maksud Yu-ri adalah bagaimana tega dia menyingkirkan Min-jung yang selama ini sudah menjadi istri yang baik bagi Kang-hwa dan ibu terbaik bagi Seo-woo? Duh, aku nangis lagi.

Jeon Eun-sook

Kemunculan Eun-sook untuk yang pertama kali membawa kesan antagonis, dimana dia yang bersikap dingin kepada Kang-hwa dan sama sekali tidak mau mengurus, apalagi memberi perhatian kepada cucunya, Seo-woo, namun dibalik itu semua, ternyata ibu kandung Yu-ri ini juga cuma menahan perasaannya saja.

Dia tahu, sejak kepergian Yu-ri, menantunya tidak bersemangat dalam menjalankan kehidupan. Kang-hwa seorang dokter bedah yang tidak pernah mau masuk lagi ke ruang bedah karena trauma atas kepergian istri tercintanya untuk selama-lamanya.

Padahal, sesungguhnya Jeon Eun-sook juga sangat hancur karena kepergian Yu-ri untuk selama-lamanya itu.

Oleh karena itulah, dia menolak ketika Kang-hwa mau menyerahkan Seo-woo padanya, karena hanya dengan mengurus Seo-woo lah, Kang-hwa memiliki alasan untuk tetap hidup. Bahkan dia selalu memperhatikan kehidupan menantu dan cucunya itu.

Dia selalu berada di taman tempat Min-jung membawa Seo-woo bermain hanya demi melihat cucunya dari jauh. Dan lucunya, mereka sesungguhnya tahu satu sama lain. Min-jung selalu membawa main Seo-woo ke taman di jam yang sama setiap Eun-sook melintas agar sang nenek bisa melepas rindu dengan melihat cucunya setiap hari, dan Eun-sook pun tahu kalau Min-jung sengaja melakukan itu demi dia.

Duh, nggak bisa ini, aku nangis lagi.

Jeon Eun-sook dan Cha Yu-ri
Jeon Eun-sook bersama suami, anak-anak, dan cucunya. (ist)

Betapa mengharukannya ketiga ibu dalam kisah ini. Ada Yu-ri yang rela membuang kesempatan yang dia miliki demi kebahagiaan anak dan suaminya, ada Min-jung yang tahu posisinya sebagai ibu maupun istri pengganti, ada pula Eun-sook yang pura-pura tegar demi kebahagiaan dan ketenangan semua orang.

You Might Also Like

9 comments

  1. Saya belum nonton ini, tetapi setelah membaca ulasannya jadi paham kenapa banyak yang bilang Hi Bye, Mama! sangat menguras air mata. Kisah tentang pengorbanan seorang ibu memang selalu menyentuh hati. Apalagi melihat ada begitu banyak sosok ibu dengan cara mencintai yang berbeda-beda dalam cerita ini.

    BalasHapus
  2. Hmm.. reviewnya justru bikin penasaran harus lihat ini. Apakah ini tipe film yang membuat kita memeras air mata, kak?

    BalasHapus
  3. saya nonton ini tapi hanya 2 episode kalo gak salah
    Alasannya? Gak bisa nerima si suami kawin lagi
    Padahal bukan suami saya ya? hehehe
    Akting Kim Tae Hee selalu keren ya? Dan saya jadi tau alasan Rain pilih dia jadi istri

    BalasHapus
  4. “Hi Bye, Mama!” memang tipe drama yang habis ditonton bikin dada sesak tapi hati juga hangat ya 🥺
    Aku suka banget cara Nisa membedah tiap karakter ibu di cerita ini. Bukan cuma tentang ibu kandung, tapi juga tentang ibu sambung dan seorang nenek yang sama-sama mencintai dengan caranya sendiri. Bagian Yu-ri yang rela mundur demi kebahagiaan anaknya itu bener-bener nusuk ..

    Dan jujur, tulisan ini bukan cuma review drama, tapi terasa seperti refleksi tentang cinta seorang ibu yang sering kali diam-diam, nggak banyak kata, tapi pengorbanannya luar biasa besar. Apalagi bagian Eun-sook yang diam-diam datang ke taman cuma buat lihat cucunya dari jauh… aduh, auto mewek.

    Suka juga karena penulisannya ngalir dan emosinya sampai. Jadi pengin watch dramanya padahal tahu ujungnya bakal banjir air mata

    BalasHapus
  5. Dah lama nonton drakor ini. Nangis di hampir setiap menit dan setiap episode. Apalagi saat lihat Yu-ri hanya bisa menatapi anaknya. Tidak bisa memeluk langsung saat Seo-woo dalam kesulitan, kesendirian, dan kesedihan. Meski Min-jung, sang ibu pengganti, hadir dengan segala kebaikan, tetap aja terharu lihat Yu-ri. Duh jadi pengen nonton lagi meski sebenarnya segan kembali menitikkan air mata.

    BalasHapus
  6. Kompleks banget. Drama Hi Bye Mama ini, mengambil beberapa sudut pandang sebagai ibu. Bukan hanya Yuri sebagai pemeran utama yg mungkin kurang mendapat perhatian dari penonton adalah Min Jung. Perannya sebagai ibu sambung membuktikan ketulusan dan kasih sayang kepada Jo Seo-woo. Nah salah satu scene yg cukup menyayat hati. Tangisan diam2 Ibunya Yuri pasca kepergian putri nya

    BalasHapus
  7. Nontonnya pas penayangan perdananha dan si sulung waktu itu seumuran juga sama seowoo. Makanya jadi lebih kerasa sedihnya huhuhu.
    Btw, baru-baru ini saya baru tahu karena nonton the WONDERfools ternyata pemeran Seowoo itu bocah lelaki.

    BalasHapus
  8. review temen aku juga bilang kalau Hi bye Mama ini bagus dan udah lama masuk wishlist tontonan aku, tapi belum kesampaian buat ditonton sampe sekarang
    kalau udah berhubungan sama anak, ibu dan keluarga, bawaannya sedih.
    jadi pengen nonton pas baca ini

    BalasHapus
  9. Belum nonton tapi menarik ceritanya

    BalasHapus