Rasa penasaranku untuk mencari tahu asal usul margaku yang berasal dari marga salah satu dinasti terbesar di China, membawaku sampai ke titik dimana aku menemukan pengetahuan-pengetahuan baru mengenai garis leluhur dari marga yang aku sandang secara temurun dari papa, yaitu Tang ( 唐 / Táng ).
![]() |
| Menelusuri jejak leluhur. Sumber Foto: Doc Pribadi |
Seperti yang sebagian besar dari kita sudah ketahui sebelumnya bahwa Dinasti Tang didirikan oleh orang-orang bermarga Li, yaitu yang pertama kali membangun Dinasti Tang adalah Adipati Tang yang bernama asli Li Yuan ( 李渊 / Lǐ Yuān ).
Ternyata tidak sesimpel itu, karena marga Lǐ ( 李 ) tetap menggunakan marga mereka untuk anak keturunannya, tapi keseluruhannya terdapat benang merah yang akhirnya membawaku pada sebuah kebenaran.
Cerita tentang lahirnya Marga Tang ini bermula dari zaman yang jauh sebelum lahirnya dinasti pertama di Tiongkok. Bisa dibilang masih di zaman purba, ribuan tahun sebelum masehi.
Kaisar Yao ( Táng Yáo / 唐堯 )
Kaisar Yao ini adalah pemegang kawasan yang merupakan salah satu pusat peradaban di zaman purba, yaitu zaman 2300 SM, yang kawasannya itu bernama Táo Táng ( 陶唐 ), dimana nama itu diambil dari dua aliasi klan yaitu Marga Tao dan Tang ( 陶唐氏 ).
Sebelum berpindah ke daerah subur Tang, kaisar Yao memimpin daerah Tao, sehingga ketika dia dewasa dan memegang jabatan tertinggi, pusat pemerintahannya yang sebelumnya berada di Tao (sekarang merupakan District Dingtao, Heze-Shandong), dipindahkan ke tanah Tang yang lebih subur dan berada di daerah Pingyang (sekarang adalah District Yaodu, Linfen-Shanxi).
![]() |
| Kaisar Yao. Sumber Foto: Wikipedia |
Karena dia memimpin Tao dan Tang, dalam dua fase kehidupannya, dia menamakan wilayah kekuasaannya sebagai Tao Tang, dimana di tanah Tao adalah tempat berkumpulnya klan Tao dan di tanah Tang merupakan tempat berkumpulnya klan Tang.
Jadi dari satu rahim peradaban Kaisar Yao, lahirlah dua marga besar yang bersaudara kandung dalam sejarah, yaitu Tao dan Tang.
Táo Táng Yī Jiā. ( 陶唐一家 ) = Táo dan Táng adalah satu saudara
Disebut saudara kandung karena berasal dari satu mata air yang sama ( Tóngyuán / 同源 ), yaitu Kaisar Yao.
Pangeran Táng Shū Yú ( 唐叔虞 )
Tang Shuyu ini hidup dimasa 1216 tahun setelah Kaisar Yao wafat, lebih tepatnya pada jaman dinasti ketiga dalam sejarah Tiongkok, yaitu Dinasti Zhou.
Berikut adalah urutan tiga dinasti pertama (Tiga Era Kuno / 三代 - Sāndài) yang menjadi fondasi awal peradaban Tiongkok:
- Dinasti Pertama: Dinasti Xia (夏朝) (± 2070 SM – 1600 SM)
- Dinasti Kedua: Dinasti Shang (商朝) (± 1600 SM – 1046 SM) → Era tempat lahirnya marga Deng ( 鄧 ) milik Teresa Deng (Teresa Teng) alias Dèng Lìjūn ( 鄧麗君 ), penyanyi legendaris Tiongkok yang sering 'salah kaprah' dikaitkan dengan Marga Tang ( 唐朝 / Táng cháo ).
- Dinasti Ketiga: Dinasti Zhou (周朝) (1046 SM – 256 SM) → Ini adalah era berdirinya kekaisaran ayah Tang Shuyu, tempat lahirnya nama resmi Marga Tang (唐).
Kepemimpinan pertama era dinasti Zhou diduduki oleh Raja Wu, yang bernama asli Ji Fa, dimana dia adalah putra dari Raja Wen (Ji Chang), yang telah berhasil menggulingkan Dinasti Shang.
Tóng Yè Fēng Dì ( 桐叶封弟 ), yang berarti "Menganugerahkan Wilayah Menggunakan Daun Paulownia", adalah sejarah yang mengawali Pangeran Táng Shū Yú mendirikan Negara Táng
Setelah Raja Wu wafat, pemerintahan dipimpin oleh putranya yang masih kecil, yaitu Raja Cheng, dimana karena sang raja masih kecil, pemerintahan sementara dikendalikan oleh pamannya yang bijaksana, yaitu Adipati Zhou (Zhou Gong).
Pada masa awal transisi ini, wilayah kuno yang bernama Tang, bekas pemerintahan Kaisar Yao, melakukan pemberontakan, namun pada akhirnya berhasil direbut kembali oleh Adipati Zhou.
![]() |
| Tang Shuyu. Sumber Foto: baike.baidu.com |
Di kemudian hari, peristiwa Daun Paulownia pun terjadi, dimana ketika itu Raja Cheng yang masih bocah bermain dengan adik lelakinya yang bernama Ji Yu (nama asli dari Tang Shuyu).
Raja Cheng mengambil selembar Daun Paulownia ( tóng yè / 桐葉 ), lalu memotongnya hingga berbentuk Guī / 圭 (tongkat giok simbol kekuasaan kaum bangsawan).
Sambil bercanda, Raja Cheng memberikan daun tersebut kepada adiknya dan berkata, "dengan ini aku menganugerahkanmu wilayah untuk kau pimpin."
Adipati Zhou yang melihat kejadian itu langsung menghampiri Raja Cheng dan meminta sang raja untuk menentukan hari baik dalam melaksanakan upacara resmi penganugerahan wilayah kepada Ji Yu.
Raja Cheng terkejut dan membela diri, "aku kan hanya bercanda dengan adikku."
Namun Adipati Zhou yang tegas langsung menjawab dengan kalimat legendaris, "Seorang penguasa (Tianzi) tidak boleh bermain-main dengan kata-katanya. Setiap perkataan raja adalah perintah, harus dicatat oleh sejarawan, disahkan melalui ritual, dan wajib dilaksanakan."
Tiān zǐ wú xì yán. Yán zé shǐ shū zhī, lǐ chéng zhī, yuè gē zhī. 天子無戲言。言則史書之,禮成之,樂歌之. Penguasa langit tidak boleh main-main. Kata-katanya akan dicatat sejarahwan, disahkan melalui ritual, dirayakan melalui musik atau pujian istana.
Karena titah raja tidak bisa ditarik kembali, maka Raja Cheng pun meresmikan penganugerahan bekas wilayah pemberontakan Tang kepada adiknya pada tahun 1042 SM.
Ji Yu pun dikenal dengan nama Tang Shuyu, yang berarti paman Yu dari Tang, sebagaimana dia adalah penguasa negara Tang dan menjadi paman dari Raja Zhou berikutnya. Di bawah kepemimpinannya, wilayah tersebut berkembang menjadi negara feodal yang makmur di bawah naungan Dinasti Zhou.
Jadi Kaisar Yao sebagai 'Leluhur Sumber Darah' ( 始祖 - Shǐzǔ ), dan Tang Shuyu sebagai 'Leluhur Pendiri Marga' ( 受姓始祖 - Shòuxìng Shǐzǔ ).
Sayangnya setelah Tang Shuyu wafat, putranya yang bernama Ji Xie memindahkan pusat pemerintahannya ke dekat sungai Jin, sehingga Negara Tang secara resmi berubah menjadi Negara Jin ( 晋国 ) yang kemudian menjadi negara bagian terkuat di Tiongkok pada zaman musim semi dan musim gugur.
Lalu apa hubungannya dengan Dinasti Tang?
Dinasti Tang (Táng cháo / 唐朝 )
Berawal dari pemerintahan kaisar terakhir Dinasti Sui, Kaisar Yang, yang kejam dimana Adipati Tang yang bernama asli Li Yuan (sepupu dari Kaisar Yang), terancam hukuman mati, maka Li Yuan dibantu oleh putra keduanya, Li Shimin (kelak bergelar Kaisar Taizong menggantikan ayahnya), melakukan pemberontakan dan menggulingkan Dinasti Sui.
Li Yuan menjadi Adipati Tang secara turun temurun dari ayahnya yang bernama Li Bing, dimana Li Bing diberi anugerah menjadi Adipati Tang oleh Kaisar Ming dari Zhou utara (berbeda zaman hingga 1000 tahun dengan Zhou kuno) dan kemudian diturunkan kepada Li Yuan.
Nah, oleh Li Yuan yang kemudian bergelar Kaisar Gaozu, dimana dia secara turun temurun merupakan seorang adipati di tanah Tang kuno, maka setelah Dinasti Sui berhasil digulingkan, otomatis wilayah kekuasaan Tang pun meluas hingga ke tanah Sui, sehingga lahirlah Dinasti Tang.
![]() |
| Gaozu pendiri Dinasti Tang, Taizong kaisar terhebat sepanjang masa, Xuanzong kaisar yang membawa puncak kemakmuran negaranya. Sumber Foto: Wikipedia |
Jadi Marga Tang berkaitan erat dengan Dinasti Tang dalam hal nama besar Tang dan letak geografis wilayah, dimana para pendiri Dinasti Tang sebenarnya bermarga 李 (Lǐ), marga yang sama dengan Jet Li maupun Bruce Lee, namun sebagai adipati yang sejak awal sudah menguasai wilayah Tang, kerajaan Dinasti Tang sangat menghormati nama besar Tang, dengan cikal bakalnya adalah Kaisar Yao dan Pangeran Shuyu.
Bahkan Aula Tang Yao (yang kini menjadi Kuil Tang Yao), dibangun dan diperluas pada masa Dinasti Tang untuk melegitimasi kekuasaan politik mereka melalui silsilah leluhur mitologis.
Benang Merah Menelusuri Jejak Leluhur
Buat para keturunan Marga Tang, sebenarnya ada 4 kuil yang sangat wajib dikunjungi ketika berada di Tanah Tiongkok, yaitu:
- Kuil Yao
Berada di District Yaodu, 4 Km di selatan Kota Linfen, Provinsi Shanxi. Daya tariknya adalah menara 5 phoenix yang dihiasi oleh lebih dari 30 patung keramik.
![]() |
| Sumber Foto: trip.com |
- Kuil Jinci
Kuil ini merupakan komplek leluhur kekaisaran tertua dan paling terawat di Tiongkok. Awalnya bernama Kuil Tang Shuyu, namun kemudian diubah menjadi Kuil Jinci karena letaknya yang dekat dengan Sungai Jin. Lokasinya sekitar 25 meter di barat daya Kota Taiyuan, Provinsi Shanxi. Komplek berusia lebih dari 3000 tahun tersebut memadukan arsitektur kuno megah, lanskap taman klasik, dan benda budaya bernilai sejarah tinggi.
![]() |
| Kuil Jinci. Sumber Foto: visitourchina.com |
|
![]() |
| Kuil Tang Yao. Sumber Foto: us.trip.com |
- Dinasti Tang
Berbeda dengan cikal bakal Marga Tang yang berasal dari Shanxi, Kerajaan Dinasti Tang berdiri di Xi'an, sehingga kalau ingin melihat kemegahan Dinasti Tang, maka bisa menyusun jadual untuk berkunjung ke Xi'an (dulunya merupakan Chang An). Tapi karena lokasinya bersebelahan saja, banyak juga paket wisata yang menggabungkan keduanya.

.png)
.jpg)

.png)


.jpg)





.png)




.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)